Sunday, July 14, 2013




PERBEDAAN ANTARA MUSLIM MUHAMMADIYAH DENGAN NAHDLATUL ULAMA



Latar belakang organisasi :


Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy'ari itu sekawan, sama-sama menunut ilmu agama di Arab Saudi. Sama-sama ahli Hadis dan sama-sama ahli fikih. Saat hendak pulang ke tanah air, keduanya membuat kesepakatan menyebarkan islam menurut skil dan lingkungan masing-masing.


Kiai Ahmad bergerak di bidang dakwah dan pendidikan perkotaan, karena berasal dari kuto Ngayogyokarto. Sementara kiai Hasyim memilih pendidikan pesantren karena wong ndeso, Jombang. Keduanya adalah orang hebat, ikhlas dan mulia. Allahumm ighfir lahum.

Keduanya memperjuangkan kemerdekaan negeri ini dengan cara melandasi anak bangsa dengan pendidikan dan agama. Kiai Ahmad Dahlan mendirikan organisasiMuhammadiyah dan kiai Hasyim Asy'ari mendirikan Nahdlatul Ulama (NU). Saat beliau berdua masih hidup, tata ibadah yang diamalkan di masyarakat umumnya sama meski ada perbedaan yang sama sekali tidak mengganggu.

Contoh kesamaan praktek ibadah kala itu antara lain : Pertama, shalat tarawih, sama-sama dua puluh rakaat. Kiai Ahmad Dahlan sendiri disebut-sebut sebagai imam shalat tarawih dua puluh rakaat di masjid Syuhada Yogya. Kedua, talqin mayit di kuburan, bahkan ziarah kubur dan kirim doa dalam Yasinan dan tahlilan (?). Ketiga, baca doa qunut Shubuh. Keempat, sama-sama gemar membaca shalawat (diba'an).

Kelima, dua kali khutbah dalam shalat Id, Idul Ftri dan Idul Adha. Keenam, tiga kali takbir, "Allah Akbar", dalam takbiran. Ketujuh, kalimat Iqamah (qad qamat al-shalat) diulang dua kali, dan yang paling monumental adalah itsbat hilal, sama-sama pakai rukyah. Yang terakhir inilah yang menarik direnungkan, bukan dihakimi mana yang benar dan mana yang salah.


konflik antara muhaamdiyah dan NU

            sebenar nya sudah lama ber kobar karena perbedaan pendapat yang amat kritis hal ini mengingat hal tersebut sudah terjadi kala kh hasyim ashari mendirikan NU yang notabene tidak pernah senang dengan cara muhammadiyah beribadah karena tidak memasukan unsur budaya melainkan unsur islamic real/ hanya berdasarkan alquran bukan kemusyirikan budaya local, singkat saja perbedaan muhammdiyah dengan NU.
muhammadiyah adalah organisasi islam yang bersih dari ajaran tasawuf yakni ajaran yg bersal dari musrik dan syirik yang di tambah-tambah oleh budaya setempat, muhammadiyah hanya mengajarkan kepada kita ajaran yang resmi bersal dari al-quran dan hadist bukan nya ajaran tambah-tambah yang di ajarkan oleh NU yang menambah-nambah syariat ibadah tanpa dalil yang jelas...
           jika di tinjau NU sangat senang mengkaitkan ajaran islam dengan tasawuf dan takhayul seperi peringatan malam 1 suro memakai ritual ndeso sedangkan muhammadiyah sama sekali tidak menggunakan acara seperti itu sebab muhammadiyah mengikuti modernisasi yg berkembang dari al-quran dan hadis serta fiqih para ulama islam yang berkaitan dengan alquran dan al hadis...
           apalagi NU amat suka membuat ibadah yang bersifat nubazir seperti tadarus serentak yang membuat jika tadarus bersamaan bagaimana mengkoreksi kesalahan pada saat tadarus, tidak melakukan ceramah pada saat taraweh hal ini paling riskan sebab bagaimana mendapat  ilmu dan hikmah di bulan puasa jika kita hanya melakukan sholat saja tanpa kajian hikmah ramadhan otomatis kita tak akan nisa mengintropeksi diri dengan kesalahan yg kita lakukan karena tidak ada yang berceramah membantu atasi permasalahan kita karena hanya sholat saja tanpa mencari ilmu di bulan puasa, padahal ilmu bisa menjadi amalan yg luar biasa di tambah ibadah lain khusus nya sholat yag kita laksanakn serta pandai membagi semua cara beribadah yang kita laksanakan
           oleh karena itu secara kasat mata dan ringkas islam tidak mengajarkan ibadah di tambah budaya lokal yang bersifat animisme atau hindu budha yang di lakukan NU, tetapi hanya boleh melaksanakan ibadah menurut asli nya yg berdasarkan alquran dan alhadist...
           bukan nya dengan cara berfikir bahwa islam boleh di gabungkan oleh ritual tipa daerah, tetapi islam rihmatan rilaalamin itu berdasarkan alquran dan alhadist yang di turunkan allah swt...
          untuk lebih jelas anda bisa menonton film sang pencerah yg menjadi cikal bakal lahir nya muhammadiyah di nusantara....
            setelah itu anda pasti akan sadar bahwa islam yang di perankan oleh muslim NU itu adalah melenceng dan sangat-sangat SALAH!!!
             dan karna mereka lah yang membuat perpecahan islam di nusantar ini.


No comments:

Post a Comment

post coment anda disini...